Perbandingan Skor Kredit

Penilaian kredit sepertinya harus menjadi konsep yang mudah. Namun, semua informasi keuangan yang diberikan kepada konsumen membingungkan. Anda mungkin melihat beberapa skor dan berbagai kriteria yang digunakan oleh bank, perusahaan kartu kredit, dan pemberi pinjaman lainnya. Berapa skor kredit Anda yang sebenarnya? Baca terus untuk ikhtisar skor kredit dan apa artinya bagi masyarakat umum.

Semua metode penilaian umumnya menggunakan statistik dan analisis untuk menentukan pembayaran kredit konsumen dari waktu ke waktu. Mereka semua digunakan oleh pemberi pinjaman dan lembaga keuangan untuk memfasilitasi pemberian kredit, pinjaman, dan hipotek kepada individu. Riwayat pembayaran, keseluruhan utang, jumlah kartu, dan informasi lainnya digunakan di sebagian besar model penilaian.

Sejarah Skor Kredit

Sampai tahun 1970-an sistem penilaian kredit bukanlah cara yang ditentukan untuk menentukan kelayakan kredit. Lembaga keuangan menggunakan metrik manusia seperti hubungan pribadi dengan klien, bahasa tubuh, dan percakapan awal. Pemodal akan sering berbagi informasi di seluruh industri ketika mereka memiliki klien bersama. Hasil seringkali menyesatkan dan lembaga keuangan sendiri menderita kerugian yang terkait dengan konsumen yang tidak dapat diandalkan.

Equifax, sekarang menjadi biro kredit 3 besar, membuka jalan bagi pengumpulan informasi kredit di masa depan sebagai perusahaan pertama yang beroperasi dengan tujuan mengumpulkan data konsumen. TransUnion mengikuti Equifax pada 1960-an. Pengumpulan data pada tahun 1960-an termasuk informasi yang tidak relevan tentang kebiasaan pribadi, keburukan, dan pendapat. Tingkat misinformasi dan ketidakpercayaan masyarakat pada akhirnya berujung pada disahkannya Fair Credit Reporting Act pada tahun 1970, yang mengatur pengumpulan data dan peredaran informasi kredit konsumen.

FICO (Fair Isaac Corporation) dikenal sebagai metode penilaian kredit universal. Tiga biro kredit utama di AS semuanya menggunakan skor FICO dalam dokumen pelaporan kredit mereka. Lebih dari 80 negara di seluruh dunia juga menggunakan informasi FICO untuk meningkatkan proses bisnis. FICO membantu konsumen mengelola kesehatan kredit di seluruh dunia melalui analitik dan informasi pelaporan mereka.